Tags

, , , ,

Dibuka semua ya...

Dibuka semua ya…

Di era kehati-hatian yang super ini, maka semua yang berbau logam harus dapat terdeteksi oleh pemindai bandara. Demikianlah yang terjadi banyak pintu keluar/masuk bandara internasional.

Saat mengarah ke ruang tunggu kita harus melewati proses pemindaian. Semua tas, jaket, ponsel harus dipindai. Tidak hanya itu saja, di penerbangan internasional pemindaian lebih detil lagi. Saat kita melewati pemindai dan terdengar suara berbunyi maka akibatnya ngeselin…

Saya mengalami di bandara CGK (Soekarno-Hatta). Saat melewati pemindai, bunyilah alat itu, dan akibatnya saya harus melepas semua yang (kemungkinan) ada logamnya, yaitu: jam tangan, tali pinggang, dompet, dan sepatu. Semua melewati alat pemindai barang.

Yah sudahlah, terpaksa buka semua-mua kalau memang niat melanjutkan perjalanan 😀

Ngeselinnya adalah repot buka dan kemudian repot pasang lagi. Pemandangan “lucu” adalah setelah melewati proses pemindaian maka banyak penumpang berkasus yang berdandan ulang: pakai tali pinggang, jam tangan, sepatu, dan lain-lain… 😀

Tip dan trik perjalanan internasional:

  • Jika mungkin hindari pakai sabuk, sepatu, dan lain-lain yang diduga mengandung metal. Hal ini berlaku juga bagi anak metal (halah gak nyambung…).
  • Siapkan berkemas (buka-buka yang perlu dibuka, masukkan tas kalau masih cukup) menjelang gerbang pemindaian. Kalau berkemas setelah ditegur maka akan menghambat antrian, dan bakal diomelin penumpang lainnya… 😀
  • Jika harus buka-bukaan lakukan dengan cepat tanpa banyak argumen, untuk menghindari masalah sekuriti yang nantinya malahan curiga. Kecuali hal yang jauh dari akal, silakan protes, kalo berani…
Semoga berguna untuk mengurangi kekeselan saat mengalaminya.
)
Advertisements