Tags

,

Penyimpangan : )

Penyimpangan : )

Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) kata “toleransi” mempunyai arti antara lain: batas ukur untuk penambahan atau pengurangan yg masih diperbolehkan; dan penyimpangan yg masih dapat diterima dalam pengukuran kerja.

Dalam dua minggu ini saya mengalami beberapa hal menarik terkait “penyimpangan” dan sholat Jumat.

Jumat, acara sholat di masjid ada dua sesi terpisah, yang pertama adalah jam 12:30 sd 13:00 dan yang kedua adalah jam 13:30 sd 14:00.

Waktu yang tengah hari ini menjadi “bermasalah” saat mana bertabrakan dengan kegiatan kampus dan sekolah. Saya mempunyai jadwal kelas dari jam 12:40 sd jam 15:00. Maka waktu untuk sholat Jumat pun akan terlewat.

Demikian juga anak saya, Alta, yang bersekolah di High School, dimana waktu pulang hariannya adalah sekitar jam 14:00. Maka akan sulit bagi dirinya untuk bisa mengikuti sholat Jumat. Apalagi waktu tempuh bus dari sekolah ke masjid (termasuk menunggu kedatangan bus, ataupun saat transit karena dua kali naik bus) sekitar satu jam.

Untuk mencari solusi permasalahan saya, maka saya diskusi singkat dengan Prof pembimbing, dan beliau sangat menghormati kewajiban agama saya, dan kemudian ia setuju untuk mengusulkan ke Prof pemegang matkul untuk mengubah jadwal. Pada kelas saya ada dua dari 8 siswa matkul ini adalah muslim. Terus terang saya tidak banyak berharap karena jadwal kuliah ini berlaku standar diseluruh bagian universitas ini.

Sehari sebelum masuk, ada email hadir di-inbox dari sang Prof. pemegang matkul yang mengabarkan bahwa waktu belajar dikelas Jumat diundur menjadi 13:15 dengan alasan perubahan: “conflicts with Islamic prayer time at the Mosque“. Email yang hanya 3-4 baris darinya sudah sangat menjelaskan bahwa saya punya waktu untuk melaksanakan sholat Jumat. Alhamdulillah. 🙂

Bagaimana dengan anak saya di High School..?

Ia berinisiatif menemui konselor dan mengutarakan masalah ini dengan caranya (saya nggak tau apa yang dibicarakan). Sementara saya memperkuat dengan mengirimkan email pada kepala sekolah dan cc kepada konselor (sebagai jaminan akan kebenaran pernyataan anak). Sebelumnya saya sudah berpesan pada anak saya bahwa mungkin kita perlu waktu untuk menunggu keputusan yang sesuai dengan keinginan.

Tak dinyana, jawaban cepat yang didapat: This is not a problem at all. Altair should go to the office and sign out every Friday at whatever time he needs to leave. He will be responsible to meet with his teachers ahead of time to get the weekend assignments for the class(es) he might be missing.

Alta diperbolehkan keluar sekolah lebih cepat pada hari Jumat, tetapi tetap harus mengganti kewajibannya di kelas dengan tugas saat akhir pekan.

Alhamdulillah, ini adalah “penyimpangan” yang terjadi…

*/ : )

Advertisements