Tags

, , , , , ,

Tari Sari Kusuma pembuka acara.

Tari Sari Kusuma pembuka acara.

Acara tahunan Indonesian Cultural Night tahun 2014 telah diselenggarakan pada Sabtu tanggal 15 November 2014. Malam yang meriah dalam rangka memperkenalkan budaya tradisional Indonesia ke seluruh dunia, diselenggarakan oleh Permias Greater Lansing, dan didukung oleh banyak pihak.

Acara yang diselenggarakan di Erickson Hall, Michigan State University (MSU), dihadiri oleh “perwakilan” dari seluruh dunia. Bagaimana tidak? Para undangan yang hadir sebagian besar adalah mahasiswa MSU yang berasal dari seluruh penjuru dunia. 😀

Bu Presiden Permias Greater Lansing, Michigan.

Bu Presiden Permias Greater Lansing, Michigan.

Setelah dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan sambutan ringkas oleh bu Presiden Permias, Nina Perdana Ayu Lawalu, acara yang dikawal oleh mbak Lisa Kastanya diawali dengan penampilan apik mbak Tri Arsadana yang membawakan tarian Sari Kusuma, tarian dari keraton Yogyakarta.

Tim Tari Saman

Tim Tari Saman

Generasi sangat muda alias anak-anak Indonesia di East Lansing pun tak ketinggalan dalam menampilkan sajian budaya nusantara. Tari Saman, yang berasal dari Gayo Lues, Aceh, dibawakan oleh enam gadis cilik cantik: Mira Panjaitan, Shakila Syahril, Dhiena Tjahjadi, Dhavina Tjahjadi, Fabriana Prawiranata, dan Aquila Jidapa. Tarian ini dipimpin (dan juga dilatih) oleh Altair Boonraksa.

10409144_10154784014470542_5553231047442387634_n

Penampilan Tari Saman

Khusus untuk tim tari Saman ini, latihan dilakukan sekitar dua bulan hampir tiap minggu sekali. Latihan dilakukan bergantian lokasinya, minggu ini di rumah Dhiena – Dhavina, dilain waktu di rumah yang lain. Senang sekali melihat mereka latihan dengan semangat. Mbak Dwi Rivami sebagai koordinator latihan dan didukung penuh para ibu yang lain dalam hal suport makanan camilan dan juga penyediaan/persiapan pakaian pentas. Seru puol..! 😀

Permainan Sasando

Permainan Sasando

Kembali ke acara, mbak Merly Klaas (yang sedang studi di University of Wisconsin, Madison) juga menyumbangkan permainan Sasando yang apik. Sasando merupakan alat musik tradisional dari pulau Rote di Nusa Tenggara Timur. Nama alat ini sendiri, sasando, berasal dari “sasandu” yang berarti alat musik yang bergetar atau mengeluarkan bunyi.

Tarian Tempurung

Tarian Tempurung

Eya Garcia dan Yulia Hewlett dari sanggar tari Bhinneka Tunggal Ika membawakan tarian tempurung. Tarian ini berasal dari Sumatera Barat, dimana biasanya ditarikan pada saat pesta perkawinan. Gerak yang rampak dan suara aduan tempurung menjadi ciri khasnya.

Tante Cucu alias Dewi Puspa

Tante Cucu alias Dewi Puspa

Masih ingat Dewi Puspa..? Bagi manupu, alias manusia usia diatas empat puluh, sebagian besar pastilah mengenal beliau. Lama tinggal di Michigan dan dikenal akrab dengan panggilan Tante Cucu oleh rekan-rekan di Greater Lansing, malam itu ia kembali menghibur hadirin dengan lagu legendaris Gubahanku (populer tahun 1970an) dan lagu Somewhere Over The Rainbow. Selain menyanyi tante Cucu juga menghidupkan suasana dengan canda-ria-nya.

mbak Mita dengan Jaipong-nya.

mbak Mita dengan Jaipong-nya.

Bundanya Aidan, mbak Mita Dewi Monnacott, tampil dengan tari Jaipong yang populer di Jawa Barat. Tarian yang dikreasi awal oleh Gugum Gumbira berdasarkan musik Sunda Ketuk Tilu dan gerakan pencak silat ini, dibawakan oleh mbak Mita dengan sangat apik dan semangat. Penonton pun berkali-kali mengikuti gerakannya dengan lucu.

Indonesian Pop Music

Indonesian Pop Music

Lagu “Ada yang hilang” (yang dipopulerkan oleh Ipang) dan “Coba Katakan” (Maliq and D’essentials) dibawakan dengan asik oleh Mario, Faiz, Anthony, dan Argi. Permainan gitar, bass, cajon, dan keyboard yang apik dan vokal yang menarik mengajak hadirin orang-orang Indonesia mengikuti liriknya… yang saya nggak tahu… (hehe ketauan beda jaman nih…) 😀

Tarian Tor-Tor

Tarian Tor-Tor

Tarian tradisional Tor-Tor dari Batak Sumatera Utara juga tampil, dibawakan oleh Eya Garcia, Yulia Hewlett, Yuni Rassier dan Peisy Sulimin dari sanggar tari Bhinneka Tunggal Ika. Gerakan dan musik yang menarik menghangatkan suasana.

Fashion show

Fashion show

Fashion Show..! Tidak terlewat adalah peragaan busana nusantara oleh rekan-rekan mahasiswa dari mancanegara. Sekitar sepuluh pasangan busana diperagakan oleh para “model dadakan” ini. Acara ini sekaligus menutup seluruh rangkaian acara Indonesian Cultural Night 2014.

Indonesia Pusaka menjadi lagu penutup yang dikumandangkan bersama oleh seluruh para penampil…

Makan malam bersama dengan sajian masakan khas Indonesia menjadi tahapan akhir pada hadirin dalam menikmati acara ICN 2014 ini.

Para penampil dalm ICN2014

Para penampil dalm ICN2014

Terimakasih untuk Permias Greater Lansing dan semua pendukung acara. Malam yang sangat hangat dimusim dingin yang hadir lebih awal di Michigan tahun ini… 😀

*/ : )

Beberapa foto suasana asik dalam gedung Erickson Hall ini sebagai berikut:

Advertisements