Tags

, , , ,

Jika kita melihat video dalam format kecepatan standar, yaitu sekitar 24 fps atau frame per second, maka ini berarti dalam rentang satu detik dihadirkan 24 gambar dihadapan mata kita. Bagaimana jika 24 gambar tadi hanya satu (atau kurang dari 24) yang ditampilkan..? Teknik ini disebut dengan time-lapse photography.

Melalui kamera ponsel, saya mencoba membuat video amatir dengan mencoba teknik time-lapse ini. Tidak terlalu rumit, bahkan sangat mudah, karena sudah banyak tersedia aplikasi gratis yang dapat berjalan di Android ponsel saya. Cukup ke Google Play Store dan cari dengan kata kunci time lapse atau frame lapse.

Pada saat pengoperasian, kita atur durasi video yang akan dihasilkan, dan berapa kecepatan perekaman yang diinginkan. Misalkan kita pakai kecepatan 1 fps, maka jika akan dihasilkan durasi video 1 menit maka kita record-nya selama 24 menit. Artinya dengan merekam selama 24 menit akan dihasilkan video time-lapse berdurasi 1 menit.

Jangan lupa, letakkan kamera/ponsel pada tempat yang statis (dan aman dari gangguan/bergoyang).

Beberapa percobaan yang saya lakukan, antara lain seperti berikut ini (dalam format video Vine).

Suasana di perempatan jalan South Harrison Road dan Crescent Road.

Kesibukan mahasiswa di seputaran jembatan sungai Red Cedar di kampus Michigan State University.

Suasana terminal bus CATA disore hari.

Jika anda punya pengalaman atau hasil karya terkait fotografi time-lapse, silakan berbagi ya. Jika ada tautnya silakan tulis dalam komentar dibawah ini.

*/ : )

Advertisements