Tags

, , , , , , , , , ,

Diskusi kebencanaan di Mt Pleasant.

Diskusi kebencanaan di Mt Pleasant.

Indonesia adalah negeri yang kaya segalanya, termasuk “bencana”. Kita semua telah akrab dengan bencana alam sejak lama. Sebut saja banjir, tanah longsor, gunung meletus, gempa bumi, tsunami, dan banyak lagi lainnya. Hidup bersama kondisi alam yang seperti ini ada sisi positifnya yang luar biasa.

Pada akhir Februari, saya mendapat bagian memberikan materi pada pertemuan pengajian bulanan Muslim Indonesia di Michigan. Kali ini pertemuan berlokasi di kota Mount Pleasant, Central Michigan, sekitar satu jam perjalanan ke Utara dari Lansing. Saya membawa materi mengenai kebencanaan di Indonesia, dengan studi kasus adalah gempa dan tsunami di Aceh yang terjadi pada tahun 2004.

Diskusi kebencanaan di East Lansing.

Diskusi kebencanaan di East Lansing.

Pada akhir pekan diawal bulan Maret 2016, saya bersama rekan-rekan dosen Indonesia (berjumlah 21 orang) yang sedang berada di MSU, mengadakan diskusi yang serupa dengan di Mt Pleasant. Kami bicara masalah kebencanaan yang terjadi di alam Indonesia.

Diskusi dilaksanakan di hotel Candlewood MSU tempat rekan-rekan dosen ini menginap. Karena tidak perlu ruang yang lebar maka kami ngobrol serius tapi santai di ruang salah satu kamar saja. Pertemuan ini berlangsung cukup lama, hingga tengah malam, dengan diskusi/pertanyaan yang menarik dari semua yang hadir.

Pada kedua diskusi diatas mempunyai fokus bahasan yang serupa, yaitu bencana alam gempa bumi dan tsunami. Bagaimana proses yang ada didalam perut bumi, dan pergerakan permukaan bumi (tektonik lempeng) serta tsunami, itulah yang kami diskusikan bersama.

Saya menggunakan bahan-bahan dari berbagai sumber yaitu terutama dari ulama bidang Geologi Laut dan ulama bidang Kegempaan Indonesia.

Satu hal pokok yang ditekankan adalah keharusan kita untuk mempelajari peristiwa alam dengan bijak, sehingga diharapkan dapat mengantisipasi hal serupa yang akan terjadi dimasa depan. Antisipasi bencana alam sangat diperlukan dalam mengurangi korban manusia atau hasil budaya manusia pada daerah terdampak.

Banyak sekali sisi positif yang dapat kita pelajari, tidak hanya dari sisi ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga politik, ekonomi, sosial, dan budaya. Tentunya dengan bekal dasar keimanan akan kekuasaan Allah, dan mengembangkan akan keyakinan dan pemahaman ayat-ayat Qauliyah dan Qauniah.

Diskusi yang sederhana, semoga dapat menambah wawasan semua peserta.

🙂


Rekaman pada Youtube saat diskusi di Mt Pleasant:

_

Advertisements