Tags

, , , , ,

Suasana daerah pertanian di Laingsburg, Michigan.

Suasana daerah pertanian di Laingsburg, Michigan.

Google Maps, hampir semua pengguna internet mengenalnya. Salah satu kegunaannya adalah untuk mencari lokasi atau alamat rumah dengan akurasi tinggi, terutama untuk wilayah Amerika. Tetapi hari ini si GM dengan sukses menyasarkan kami… 😀

Sabtu pagi ini kami pergi ke suatu daerah pertanian, Laingsburg, dengan satu sasaran alamat rumah yang telah dikirimkan sebelumnya. Berhubung GPS di mobil belum beroperasi maka saya mengandalkan Google Maps untuk mencari titik tujuan. Hal ini adalah biasa saya lakukan dan selalu menemukan titik alamat rumah dengan pas. Dengan mengetahui lokasi tujuan maka bisa diketahui pula jarak dan waktu tempuh dari lokasi awal ke tujuan. Ini penting karena perjanjian waktu dengan kolega adalah yang utama.

Berhubung ini adalah daerah pertanian yang jauh dari kota maka perencanaan perjalanan harus lebih matang. Sejak malam sudah dilihat bahwa jarak tempuh ke lokasi tujuan adalah sekitar 16,4 mil atau sekitar 26 km. Baiklah, saya save lokasi dan ambil beberapa screenshot pada ponsel.

Perjalanan pagi di akhir minggu ini dilakukan dengan asik, karena daerah pertanian adalah salah satu wilayah favorit kami. Begitu memasuki wilayah “seberang jalan tol” maka kami mulai disuguhi bentang padang yang luas, yang baru terlihat mulai digarap kembali. Musim semi adalah saatnya mengawali kegiatan pertanian tampaknya. Tidak hanya padang luas, tetapi juga bangunan rumah dan pertanian yang khas, seperti barn, silo, dan banyaknya traktor di halaman rumah, yang mempunyai jarak antarrumah lumayan jauuuh… 🙂

Pemandangan di perjalanan.

Pemandangan di perjalanan.

Setelah melalui beberapa persimpangan, kami mendekati sasaran. Segera pasang mata memantau nomor rumah petani yang tertera jelas pada kotak surat mereka yang dipasang di pinggir jalan. Sedangkan rumah mereka selalu masuk rada jauh dari jalan mobil.

Keyakinan kami akan lokasi alamat tiba-tiba menurun. Nomor alamat yang kami lihat adalah sekitaran 6000, sedangkan yang kami tuju adalah sekitaran 8000. Google maps merujuk kami ke suatu titik yang bukan tujuan kami..! 😐

Baiklah, karena disini nggak ada warung di simpang jalan, apalagi pangkalan ojek tempat bertanya, maka kami segera berhitung nomor alamat dan menyusuri jalan yang sama dengan menduga-duga. Dari nomor 6000an ke 8000an bukanlah perbedaan yang kecil tentunya. Tapi terus kami susuri saja… 🙂

Sampai akhirnya kami menemukan nomor yang dituju, dan dengan keyakinan baru segera mobil masuk pekarangan rumah yang luas. Yes, ternyata benar dan bertemulah kami dengan kolega kami, akhirnya… 😀

Sesampai rumah saya menyempatkan menghitung perbedaan jarak dari titik yang diberikan oleh Google Maps dengan lokasi sebenarnya… Ternyata perbedaan kedua titik tersebut adalah sekitar 3,4 mil atau 5,5 km. Weleh-weleh, bukan angka perbedaan yang kecil untuk ditempuh.

Google Maps menyasarkan kami sejauh 5,5 km, saudara-saudara…! :p

Google Maps dengan perbedaan lokasi.

Google Maps dengan perbedaan lokasi.

Pesan moralnya adalah alat bantu tidak selamanya membantu dengan utuh, adakalanya memaksa kita bermain dengan kemampuan spasial dan tetap menjaga logika. 😀

Tapi… tetap ada hikmah positifnya, karena nyasar inilah maka kami harus lebih antisipatif sikon dalam perjalanan kelak, dan untuk hari ini (ternyata) kami bisa lebih menikmati keindahan daerah pertanian di Laingsburg…

*/ : )

Advertisements