Tags

, , , , ,

Bersama teman-teman wisudawan.

Bersama teman-teman wisudawan.

Perayaan wisuda adalah kegiatan jamak di negeri saya. Tidak hanya tingkatan sarjana keatas, tetapi juga tingkatan Taman Kanak-Kanak, bahkan PAUD, sekarang seolah berlomba mengadakan perayaan wisuda ini. Bagaimana wisuda SMA di negeri sini?

Si sulung tahun ini selesai tahapan SMA, dan tentunya ada perayaan “wisudaan” dari SMA nya. Momen ini lebih dikenal sebagai Commencement Day, dan selalu dirayakan besar-besaran oleh setiap sekolah. Begitu pentingkah perayaan ini oleh mereka.?

Dari beberapa info yang saya dapat, momen wisudaan ini termasuk momen sangat berarti bagi para remaja disini. Mengapa? Kira-kira begini:

Sejak tingkat sekolah dasar hingga SMA mereka tidak jeda tingkat, alias tidak ada pendidikan yang terputus melalui status “tamat SD”, atau tamat “SMP. Setiap pergantian tahun maka otomatis kelas 5 (kelas akhir di SD) akan lanjut ke kelas 6 (kelas pertama di SMP) pada gedung yang berbeda. Demikian juga saat kelas 8 (kelas akhir di SMP) akan lanjut otomatis ke kelas 9 (kelas pertama di SMA). Sehingga bisa dikatakan bahwa ini adalah perayaan wisuda satu-satunya yang mereka alami selama pendidikan dasar dan menengah. Tentunya menjadi momen yang sangat berarti, tidak hanya bagi siswa tetapi juga bagi orang tua.

Selain daripada itu, kelulusan SMA juga sebagai simbol terlepasnya hubungan ortu-anak dalam hal kewajiban dan hukum yang berlaku. Selesai SMA berarti mereka sudah bebas menentukan hidup mereka sendiri, dan ortu pun tidak harus memberi mereka nafkah. Sang anak biasanya telah bersiap pergi dari rumah untuk kehidupan sendiri. Kebiasaan ini tidak berlaku di setiap keluarga, apalagi di pedesaan tempat saya yang masih kekeluargaannya sangat erat. Tetapi biasanya berlaku di kota-kota besar.

Kembali ke perayaan wisuda si sulung.

Sekolah-sekolah negeri di seputaran kota Lansing biasanya menggunakan gedung yang sama untuk wisudaan. Dan hampir semua menggunakan gedung di Michigan State University. Breslin Center (semacam gedung serba guna, tetapi lebih utama dipakai sebagai tempat pertandingan basket) adalah tempat favorit. HHS (Haslett High School) mendapat slot pada hari Minggu, 5 Juni 2016, dari jam 13 hingga jam 15. Semua kegiatan harus dimulai dan diakhir pada jam yang telah ditentukan, karena akan dipakai oleh kelompok sekolah lain untuk acara serupa.

Bersama beberapa guru.

Bersama beberapa guru.

Para wisudawan dianjurkan hadir sejam sebelum dimulai untuk melakukan foto-foto bebas dengan rekan dan keluarga, dengan berpakaian lengkap (cap and gown). Karena setelah acara didalam gedung selesai maka semua gown harus segera dikumpulkan kecuali cap yang boleh dibawa pulang. Keluarga yang datang adalah bebas, tidak dibatasi, dan ternyata yang hadir adalah hampir semua anggota keluarga, selain bapak dan ibu juga ada kakak atau adik, saudara, rekan/sahabat keluarga atau si anak. Ramai sekali dan memang meriah.

Si sulung pun menyempatkan berfoto-ria dengan rekan-rekannya dan beberapa gurunya. Saat mendekati pukul 1 maka semua masuk ruang. Semua wisudawan berkumpul di belakang panggung, sementara para hadirin lainnya duduk di balkon penonton. Ya, balkon penonton, karena ini memang gedung yang fungsi utamanya adalah untuk permainan basket.

Acara semua dipimpin dan dilakukan oleh guru sekolah, dengan sangat tertata rapi sirkulasinya, sehingga tidak ada orang yang seliweran mengganggu pemandangan. Panggung sangat sederhana, tidak ada dekorasi mencolok. Di sisi kiri ada paduan suara yang dilakukan oleh para siswa yang mengambil mata pelajaran ekskul Paduan Suara. Penampilan mereka diacara ini adalah bagian dari ujian akhir mereka juga. Di bagian kiri ada sekelompok pemusik. Mereka sama dengan para siswa paduan suara, yaitu siswa-siswa yang mengambil mata pelajaran ekskul musik instrumen. Dan mereka, selain tampil dimuka umum, sekalian ujian akhir semester. Bisa dibayangkan, kedua kelompok ini tentunya mempersiapkan diri dengan maksimal, tidak hanya untuk acara tetapi juga untuk kelulusan mereka 😀

Prosesi wisuda dimulai dengan masuknya para wisudawan dari sisi kanan dan kiri panggung, kemudian secara rapi memasuki deretan tempat duduk yang telah ditata rapi di tengah gedung. Satu dua sambutan dari pihak “dinas pendidikan” dan sekolah, yang sangat ringkas, kemudian, atraksi paduan suara dan musik, dan selesailah semua sebelum masuk keacara utama yaitu pemanggilan para wisudawan ke depan panggung.

Dengan urutan tertentu, para wisudawan dipanggil kedepan panggung satu persatu. Mereka mendapatkan sertifikat sementara (yang asli belum keluar) dan salam dari guru serta kepala sekolah yang berbaris rapi.

Selesai semua dipanggil, maka acara terakhir adalah para wisudawan diminta menghadap ke orang tua/hadirin, kemudian memindahkan kunciran pada topi, dari sisi kanan ke kiri bersama-sama. Lalu kepala sekolah memberi aba-aba untuk melempar cap ke atas beramai-ramai. 😀

Kompilasi foto dan video ringkas dapat dilihat berikut ini:

Itulah acara wisudaan besar mereka, yang telah dinanti sejak mereka sekolah dasar. Hanya berlangsung tidak lebih dari dua jam dan sangat sederhana tetapi mempunyai kesan yang mendalam.

Semua hadirin segera meninggalkan ruang, karena ruangan akan dibersihkan dan dirapikan kembali untuk diganti oleh rombongan selanjutnya dari sekolah yang berbeda. Di luar gedung kami masih berfoto-foto bersama, juga para wisudawan, walau sudah tidak memakai gown lagi.

Banyak pengalaman menarik yang didapat dari acara hari ini. Untuk si pelaku, pastilah lebih banyak kesan mendalam, tentunya.

Selamat ya Alta, salah satu tahapan pendidikan telah dilampaui. Semoga tahapan kehidupan selanjutnya bisa diarungi dengan semangat yang semakin tinggi.

*/ : )

Advertisements